ufal's log

2025-12-04-01

Yang sebenarnya gue gak suka dari Spotify (tapi orang gak sadar itu buruk) itu soal betapa attention-grabbing-nya mereka sekarang. I mean, look at their homepage. Messy, all over the place.

Yeah, sure, gue pake Apple Music sekarang. Tetapi homepage mereka beneran lebih rapi. Weird saying this about Apple, but it's meant to make you feels too convenient with quick actions and lots of recommendation.

Bahkan mereka lebih milih ngerekomendasiin album daripada playlist di homepage, because that's what it meant to be enjoyed back then. You bought an album from a store and listen it at home. Well, I know it's kinda subjective nowadays (the economy, duh).

But, yeah, gue pribadi juga kalo eksplor lagu baru ya gue setel satu album sekalian. I mean, I'm not even sure the gray dot next to the title really indicates that's a good song for me just because a lot of people listens to it. Tapi ya gue emang cukup avid menikmati musik. Dan gue rasa mendengarkan satu album itu bisa kerasa nuance dari album tersebut.

That being said, gue juga self-hosting pake laptop lama gue sekarang. Gue udah jalanin Plex selama sebulan lebih buat koleksi lagu-lagu gue. I know, most of them were taken from the "sea", tapi di situ juga ada yang gue beli dari iTunes Store (bless Apple, again), beli dari Bandcamp, rip dari CD, sama koleksi pribadi dari hadiah temen.

Dengan punya server Plex sendiri, gue tentu gak dapet messy stuff dan hal-hal yang sekiranya gak aku inginkan kayak Spotify, 'kan? I don't throw away my attention because I only got what I got. Ini semua cuma yang gue koleksi aja.

Dan buat Apple Music, mungkin juga gak bisa semudah itu dilatih algoritmanya agar cocok seperti di YouTube atau Spotify, misal. Gue butuh beberapa lama biar Apple Music mau ngasih gue yang pas dari Personal Station gue. Banyakin nyetel sendiri dulu yang kita mau. Karena banyak dari temen yang komplain susah diatur algonya, karena mereka juga cuma trial sebulan atau tiga bulan yang tergolong bentar.

Pada akhirnya kembali ke kontrol aja sih. You can do the same thing on Spotify, obviously. Tapi bagi orang yang gampang teralih fokusnya, kayak gue sendiri, navigating through Spotify (and also YouTube Music btw, mind you) nowadays itu bikin pusing. Masalah utama ini adalah profitisasi perhatian kita di platform itu.

Kebetulan baru aja nonton videonya Nathan Laundry masalah attention economy pada hape kita sekarang. Salah satu cara untuk melawan hal ini adalah mulai untuk self-host hiburan sendiri, yang tentu saja bukan hal yang mudah, termasuk aku sendiri karena keterbatasan biaya. But I still can run Plex for medium bitrate MP3s anyway. Topik ini bisa dibahas ke arah community-hosted, dimana skalanya masih kecil, tetapi dipake sama beberapa orang biar gak jadi beban pribadi.

Consume media, but don't let yourself being consumed by the system.

back to daily logs or back to the homepage